Cara Membuat Pupuk Kompos Organik Dari Sampah Rumah Tangga

Pupuk kompos merupakan bagian yang sangat diperlukan bagi kesuburan  tanaman. Apakah kalian tau cara membuat pupuk kompos organik dari bahan sampah sisa makanan rumah tangga?.

Kali ini saya akan membagi informasi seputar cara membuat pupuk kompos ini yang sangat sederhana pembuatannya dan bahannya pun simpel.

loading...

Sisa makanan yang biasa kita buang ini sebetulnya sangat berguna jika kita tau cara mengolahnya menjadi pupuk organik yang sangat di perlukan tanaman.

Apalagi para Ibu-ibu yang suka menanam tanaman di pekarangan rumah, saya sarankan pakailah sisa makanan ini sebagai pupuk.

Jika kalian masih bingung cara membuat pupuk kompos organik ini, maka kami akan membahasnya di artikel kali ini. Maka simaklah baik baik langkah-langkah pembuatannya

Bahan Yang Diperlukan Pembuatan Pupuk Kompos

Bahan Pembuatan Pupuk Kompos

Bahan Pembuatan Pupuk Kompos

Bahan yang di perlukan untuk pembuatan pupuk kompos ini banyak sekali jenisnya. Kita bisa menggunakan sampah sisa makanan, sayuran busuk, buah-buahan busuk, dedaunan kering, jerami, ataupun kotoran ternak.

Sebelum kita membuat pupuk kompos, alangkah baiknya jika kita memisahkan terlebih dahulu mana yang dapat dijadikan kompos dan yang tidak.

Sebab setiap sampah berbeda teknik pembuatan komposnya. Akan tetapi di sini saya kan menjelaskan jenis bahan untuk pembuatannya menggunakan bahan makanan sisa rumah tangga.

1. Nasi sisa makanan

Nasi sisa makanan ini kita padat olah menjadi bahan baku pembuatan kompos. Karena nasi banyak menggandung kandungan yang sangat baik untuk kompos.

Nasi sisa ini dari pada kita buang sia-sia, alangkah baiknya jika kita pisahkan untuk di jadikan kompos agar menjadi lebih manfaat.

2. Sayuran sisa

Sayuran Sisa

Sayuran Sisa

Sayuran sisa ini biasanya kita hanya di buang saja ke tempat sampah, akan tetapi di segi pandangan pertanian sayuran sisa ini dapat bermanfaat untuk kompos.

Maka dari itu jika para Ibu-ibu membuang sayuran ini sebagai sampah, menurut saya alangkah baiknya jika kita pisahkan dan simpan untuk bahan pembuatan kompos.

3. Buah-Buahan Sisa

Buah-Buahan Sisa

Buah-Buahan Sisa

Kebanyakan orang-orang jika sudah memakan buah-buahan pasti akan ada ampasnya, seperti kulit buannya. Mungkin menurut kalian ampas buah-buahan atau buah yang busuk inni hanyalah sampah biasa.

Akan tetap menurut kami, alangkah baiknya jika kita manfaatkan sebagai bahan kompos, karena sangat berguna untuk kita olah.

Langkah Atau Cara Pembuatan Kompos Organik dari Sampah Rumah Tangga

Bahan yang Diperlukan Pembuatan Kompos

Bahan yang Diperlukan Pembuatan Kompos

Jika kita sudah mengumpulkan jenis sampah rumah tangga, maka langkah selanjutnya yaitu pembuatan pupuk kompos.

1. Siapkan alat-alat yang di butuhkan

Biasanya untuk pengolahan sampah jenis rumah tangga kita dapat menggunakan alat yang di perlukan seperti:

  • Golok- Golok di butukan untuk menghancurkan terlebih dahulu sampah yang akan di jadikan pupuk kompos. Diusahakan sampah sisa makanan harus bersih dari jenis pelastik atau sampah Anorganik.
  • Cangkul- Cangkul di pergunakan untuk membuat menggali lubang sebagai tempat penyimpanan sampah rumah tangga(jika kita akan membuat kompos dalam tanah teknikya).

2. Menyiapkan Wadah Pembuatan Kompos

Langkah selanjutnya kita persiapkan wadah atau tempat pembuatan pupuk kompos tersebut. Wadah yang akan kita gunakan sebagai tempat pembuatan kompos ini berbeda-beda, tergantung proses pembuatannya.

Biasanya wadah pembuatan kompos yang di perlukan adalah ember besar bekas cat, Tong besar, atau kita juga bisa menggunakan tanah sebagai tempat pembuatan kompos. Yaitu dengan menggali lubang berbentuk persegi, dan ukurannya bisa di sesuikan tergantung kapasitas sampah.

Atau anda juga bisa membeli wadah pembuatan kompos yang sudah di desain khusus, namanya Komposter.

3. Memasukan Sampah Kedalam Wadah Komposter

Komposter

Komposter

Langkah selanjutnya, jika sudah mempersiapkan wadah untuk kompos maka kita hanya perlu memasukan sisa makanan atau sampah ke tempat kompos.

Hal yang perlu di perhatikan ketika kita memasukan jenis sampah pada wadah kompos, harus bersih dari sampah plastik dan pecahan kaca.

Juga sisa makanannya harus sudah dipotong kecil-kecil, supaya proses pembuatan kompos cepat.

4. Menutup Wadah Kompos

Langkah selanjutnya, jika kita sudah memasukan sisa makanan yaitu kita hanya menutup wadah komposnya saja.

Jika kita menggunakan wadah komposnya tanah, maka kita hanya perlu menutupnya dengan tanah lagi, lalu siram dengan air.

Untuk proses pengkomposan ini memerlukan waktu selama 3 minggu. Akan tetapi jika kalian ingin hasil komposnya cepat dan berkualitas, saya sarankan menggunakan obat alami M4.

Obat M4 ini berfungsi sebagai pengurai pada sisa makanan, yang mengandung bakteri pengurai alami yang baik dan tidak berbahaya.

Karena obat M4 ini terbuat dari sisa makanan dan sayuran yang di fermentasi dan termasuk obat alami bukan bahan kimia.

5. Merawat Proses Kompos

Proses pengkomposan ini memerlukan waktu sekitar 3 minggu. Maka saya sarankan ketika proses berlangsung siram kompos tersebut menggunakan air selang waktu 3 hari sekali.

6. Tempat Penyimpanan Terhindar dari Sinar Matahari

Satu lagi yang perlu di perhatikan ketika proses pembuatan kompos, yaitu simpan pada tempat yang teduh dan terhindar dari sinar matahari.

7. Mengambil Kompos Yang Sudah Jadi

Kompos Yang Sudah Jadi

Kompos Yang Sudah Jadi

Langkah terakhir dari pembuatan pupuk kompos ini yaitu mengambil kompos yang sudah jadi.

Ciri kompos yang sudah jadi dan baik yaitu sisa makanan yang kita gunakan sebagai kompos terlihat seperti tanah, berwarna hitam, tidak bau dan dingin jika kita pegang.

Diusahakan jika kompos belum jadi, tapi waktu pembuatan sudah 3 minggu alangkah baiknya kita pisahkan yang sudah jadi dengan yang belum.

Nah jika sebagian masih belum menjadi kompos, saya sarankan tutup kembali dan biarkan hingga menjadi kompos lagi.

Manfaat Pupuk Kompos

Manfaat Pupuk Kompos

Manfaat Pupuk Kompos

Manfaat  pupuk kompos ini sangat lah banyak, apalagi bagi tanaman. Kompos ini megandung mikro organisme yang baik sebagai pengurai, dan berpotensi menyuburkan kembali tahah.

Maka manfaat kompos ini sangatlah baik bagi tanaman karena bersifat alami. Berikut ini ada beberapa hal manfaat dari pupuk kompos organik ini, sebagai berikut.

1. Mampu Meningkatkan Kesuburan Tanah

Mampu Meningkatkan Kesuburan Tanah

Mampu Meningkatkan Kesuburan Tanah

Manfaat pertama dari pupuk kompos ini yaitu mampu meningkatkan kesuburan tanah. Jika tanah subur, Maka sudah di pastikan tanaman yang kita taman juga berpotensi akan subur.

Sehingga membuat pertumbuhan tanaman menjadi normal dan cepat. Lalu jika kita memupuk tanaman menggunakan pupuk kompos organik ini akan membuat tanaman cepat berbuah.

2. Dapat Meningkatkan Penyerapan Air

Manfaat dari pupuk kompos organik ini mampu meningkatkan penyerapan air dalam tanah dengan baik.

Seandainya penyerapan air dalam tanah bagus, maka secara otomatis kesuburan tanah jugga baik.

3. Mampu Meningkatkan Hasil Panen

Manfaat kompos organik ini juga dapat meningkatkan hasil panen tanaman. Dikarenakan pupuk kompos memiliki kandungan unsur hara yang dapat memberikan kesuburan bagi tanaman.

4. Mampu mencegah Penyakit Pada Tanaman

Kompos ini sangat baik bagi tanaman, maka pupuk kompos juga mampu mencegah penyakit pada tanaman.

Dengan menggunakan kompos sebagai pupuk, otomatis kita dapat menekan pertumbuhan penyakit pada tanaman.

Lalu kompos ini juga ada yang berfungsi sebagai pengendali hama, dikarenakan kompos ini terbuat dai bahan alami.

***

Baca juga Cara Merawat Anggrek dan 7 Faktor Keberhasilan Anggrek

Demikianlah cara pembuatan pupuk kompos organik dari sampah rumah tangga serta manfaatnya yang kami bahas di artikel ini, Semoga bermanfaat bagi kalian yang membaca artikel ini. Terima kasih.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *