Cara Menanam Bawang Merah

Bawang merah merupakan kunci utama dalam hal masakan yang ada di nusantara. Setiap daerah di Indonesia menggunakan bahan bawang merah sebagai bumbu masakan. Maka tak heran Tanaman ini merupakan bahan pokok dalam masakan.

Inilah kunci utama bagi para petani yang banyak membudidayakan nya sebagai usaha mereka.

loading...

Mengapa demikian, karena permintaan pasar yang besar membuat para petani menggeluti bidang ini dalam usahanya. juga dari segi aspek nilai ekonomis tanaman ini sangat tinggi harganya.

Tentang Bawang Merah

Bawang

Bawang

Bawang merupakan tanaman semusim, tanaman ini berbentuk rumpun dan tegak. Bawang masuk kedalam kategori Famili liliaceae. Tanaman Bawang merupakan tanaman yang berasal dari daerah asia tengah.

Sekitar abad VIII telah menyebar ke Benua Eropa, Amerika, Asia timur, dan Asia tenggara. Tanaman ini menyebar luas dikarenakan adanya perburuan bahan rempah-rempah oleh orang Eropa hingga dapat masuk ke wilayah Indonesia ketika penjajahan Belanda.

Tanaman ini mempunyai ciri-ciri berumbi lapis, berakar serabut, daun berbentuk silindris dengan pangkal daun berubah bentuk dan fungsinya. Yang membentuk umbi lapis.

Tanaman ini di perbanyak dengan umbi nya, bukan dengan biji. Yaitu dengan cara tunas  nya yang dapat menjadi tanaman baru. Nah umbi ini lah yang akan menjadi tanaman Bawang merah.

Cara Menanam Bawang Merah Yang Benar

Bercocok Tanam Bawang

Bercocok Tanam Bawang

Sebelum kita membahas cara menanam bawang merah, alangkah baiknya kita mengetahui beberapa aspek syarat tentang tanaman ini yaitu:

  • Mencari lokasi yang cocok untuk tanaman bawang merah
  • Tanaman bawang sangat cocok di dataran rendah dengan ketinggin 0-800m di atas permukaan laut.
  • Tanaman ini cocok di suhu yang agak panas, yaitu 27-32 derajat celcius.
  • Tanaman ini sangat cocok pada lahan pesawahan maupun tegalan, yang memiliki teksture tanah sedang hingga liat.
  • Untuk PH tanahnya berkisar antara 6-7
  • Memiliki tingkat kelembaban tanah 60%-70% untuk tanaman bawang merah.

Kemudian, jika sudah menemukan lokasi yang cocok untuk tanaman bawang merah ini maka langkah selanjutnya adalah sebagai berikut:

1. Mengolah Tanah

  • Langkah pertama untuk menanam bawang adalah menggemburkan tanah dengan cara di cangkul/ mengunakan traktor. Bertujuan untuk mengeluarkan racun yang terkandung dalam tanah, menggemburkan ini dilakukan dengan kedalaman sekitar 30-40 cm. hasil dari penggemburan ini di diamkan selama 7 hari.
  • Jika ph tanah menunjukan kurang dari 6-7 ph, maka berikanlah kapur dolomite dengan angka dosis 1 ton/ 1 ha lahan.
  • Lalu membuat bedengan pada lahan. Dengan lebar bedengan 120 meter, tinggi bedengan 30-40 cm, dan panjang bisa di sesuaikan dengan posisi lahan.
  • Parit bedeng/jarak antar bedeng 30 cm, berfungsi untuk jalan air hujan dan mempermudah perawatan tanaman.
  • Taburkan pupuk kandang pada atas bedengan dengan merata, untuk memberikan gizi pada tanah supaya lebih gembur dan subur.
  • Setelah di beri pupuk, bedengan diamkan selama kurang lebih 7 hari.

2.  Memilih  Bibit Bawang Merah

Bibit Bawang Merah

Bibit Bawang Merah

Langkah selanjutnya setelah mempersiapkan lahan adalah mempersiapkan bibit bawang merah.

Bibit bawang merah ini harus yang berkualitas bagus, dan dari satu bibit harus yang menghasilkan tanaman bawang yang banyak, supaya hasilnya memuaskan. Ada beberapa yang harus di perhatikan dari pemilihan bibit yaitu:

  • Bibit umbi harus besar dengan ukuran diameter >1,8 cm atau > 10 g.
  • Bibit umbi sedang dengan ukuran diameter >1,5-1,8 cm atau 5-10 g.
  • Bibit umbi kecil dengan ukuran diameter >1,5 cm atau > 5 g.
  • Bibit harus sehat, tidak mengandung penyakit dan hama.
  • Bibit sudah tua dan siap tanam.

3. Menanam Bawang Merah

Langkah selanjutnya adalah menanam bawang merah. Cara menanam bawang merah yang benar adalah dengan mengubur bibit tanaman bawang(umbi) kedalam tanah.

Jarak tanaman antar umbi dengan umbi yaitu 20 x 20 cm, itu ketika pada saat musim hujan.

Akan tetapi berbeda ukuran ketika musim kemarau. jarak tanam untuk musim kemarau adalah 15 x 15 cm. Ini bertujuan supaya pertumbuhan tanaman bawang merah optimal.

4. Perawatan Tanaman Bawang Merah

Perawatan Tanaman Bawang

Perawatan Tanaman Bawang

Langkah berikutnya yaitu cara perawatan tanaman bawang. Perawatan ini meliputi beberapa bagian yang sangat penting, supaya hasil produksi bawang nya makasimal yaitu sebagai berikut:

  • Menyiram Tanaman- Tanaman ini membutuhkan air, ketika tanaman baru berusia 0-10 hari penyiraman harus rutin setiap pagi sore.ketika berumur lebih dari 10 hari maka penyiraman dikurangi, sebab jika terlalu banyak penyiraman mengakibatkan bibit akan busuk. dalam 1 hari cuman sekali, mau sore atau pagi tidak penyiramannya.
  • Membrsihkan Gulma-  Membersihkan gulma pada area sekitar tanaman bawang dan di sekitar bedengan nya. pembersihan gulma ini sangat berpengaruh pada pertumbuhan bibit bawang dan pada produksi hasil akhir bawang. jika di sekitar tanaman banyak gulma, maka akan terjadi perebutan makanan antara tanaman dan gulma.
  • Pemupukan- Tanaman bawang sangat perlu pendorong makanan supaya hasilnya banyak dan besar besar. Maka dari itu di sarankan untuk di beri pupuk. Pupuk diberikan ketika tanaman berumur 2 minggu dengan dosis pupuk ZA 200 kg, Urea 90 kg, dan KCI 110 kg per 1 hektar lahan bawang.

5. Tahap Pemanenan Tanaman Bawang Merah

Panen Bawang Merah

Panen Bawang Merah

Langkah Terakhiri penanaman Bawang merah yaitu pemanenan. Ketika bawang merah sudah terlihat daun nya rebah ke tanah sekitar 70% yang ada di lahan tersebut maka sudah siap panen. Bisa juga dengan menghitung hari, yaitu sekitar 70 hari lamanya tanaman bawang siap panen.

Untuk 1 hektar lahan bawang, normalnya menghasilkan rata-rata 5-12 ton bawang. Ini tergantung pada lahan, pemeliharaan, iklim dan cuaca daerah tersebut. Langkah selanjutnya bawang di keringkan dengan di jemur dibawah sinar matahari sekitar kira-kira 1-2 minggu. Ini bertujuan untuk menghilangkan kadar air pada bawang.

Fungsi Bawang Merah Untuk Kesehatan

Selain untuk bumbu masakan Bawang merah berfungsi untuk kesehatan bahkan menyembuhkan beberapa penyakit, karena memiliki banyak kandungan. Diantaranya yaitu:

  1. Dapat meningkatkan kesehatan bagi jantung
    Fungsi bawang ini dapat membuat jantung sehat. Bawang yang mentah dapat mengontrol tekanan darah tinggi. Oleh karena itu dianjurkan konsumsi bawang secara teratur untuk mencegah datangnya penyakit jantung.
  2. Dapat menjaga tingkat kolestrol
    Manfaat selanjutnya ialah dapat menjaga kolestrol, karena bawang merah mengandung sulfur asam amino yang baik untuk mengurangi level kolestrol jahat dalam tubuh kita.
  3. Dapat mencegah sel kanker
    Bawang ini mengandung belerang yang dapat mencegah kanker prostat serta munculnya sel kanker.
  4. Dapat mengotrol diabetes
    Bawang mengandung kandungan Flavonoid yang bermanfaat untuk mengontrol diabetes.dan juga baik untuk mengontrol berat badan.

Demikian lah yang saya ketahui tentang khasiat bawang bagi kesehatan. Masih banyak sekali yang belum kita sadari dari manfaat bawang ini.

Jenis-Jenis Bawang Merah

Jenis Jenis Bawang Merah

Jenis Jenis Bawang Merah

Bawang merah memiliki varian berbeda-beda dan jenis nya pun beragam. Di Indonesia banyak sekali jenisnya diantaranya:

  1. Jenis Bawang Merah Maja Cipanas
    Bawang ini asli berasal dari daerah cipanas, yang mempunyai masa panen 60 hari. Dalam skala 1 hektar dapat menghasilkan 11 ton.
  2. Jenis Bawang Merah Kuning
    jenis bawang ini dapat di panen setelah berusia 70. dalam skala 1 hektar dapat menghasilkan 7 ton. Memiliki ciri ciri warna daun hijau tua, berlubang, dan umbinya berbentuk bulat, warna merah merona.
  3. jenis Bawang Merah Banteng
    Jenis Bawang ini berasal dari daerah Tanggerang, yang memiliki ciri-ciri umbi bulat besar berwarna merah cemerlang. Memiliki susunan daging yang kompak, lalu memiliki aroma yang sangat harum, juga ketika digoreng lebih renyah dan manis.

***

Baca juga artikelkami lainnya: Cara Menanam Cabe yang baik dan Benar

Masih banyak jenis yang lain dari bawang di antaranya Bawang merah Lampung, merah timor, merah ampenan, merah sumenep dan lain-lain.

Mungkin Anda juga menyukai

1 Respon

  1. Agustus 17, 2019

    […] Baca juga artikel kami yang lainnya : Cara Menanam Bawang Merah […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *