Cara Menanam Cabe Yang Baik Dan Benar

Cabe merupakan tanaman yang sangat dibutuhkan masyarakat maka dari itu saya akan membahas Tentang Cara Menanam Cabe.

Maka dari itu silahkan anda cermati dengan seksama artikel ini. Saya akan menjelaskan Beberapa aspek yang penting yang akan membuat usaha cabe anda sukses diantaranya sebagai berikut.

loading...

Tentang Tanaman Cabe 

Tanaman Cabe

Tanaman Cabe

Sebelum kita mulai membahas tentang cabe, alangkah baiknya kita harus mengetahuinya terlebih dahulu. Cabe adalah bahan rempah-rempah untuk bumbu dapur.

Tanaman ini sangat di kenal di asia tenggara, apalagi di Indonesia kebanyakan setiap ibu rumah tangga sangat membutuhkan tanaman ini. Cabe merupakan sayuran buah yang rasanya pedas, dan yang paling banyak peminat pedas adalah orang Indonesia.

Maka dari itu merupakan salah satu peluang besar jika kita Membudidayakan nya dengan sekala besar. Masyarakat Indonesia sangat menyukai pedas, terbukti dari banyaknya jenis jenis sambal dan masakan pedas yang ada di berbagai daerah.

Bahkan ada yang bilang, suatu masakan tidak akan terasa nikmat jika tidak pedas. Atau penyuka cabe bilang tidak selera makan jika tidak ada sambal.

Dari apa yang saya ketahui bahwa Cabe ini sangat di perlukan bagi bumbu masakan, maka setiap rumah, pedagang, restoran. Sehingga cabe ini sangat di buru para konsumen, al hasil permintaan pasar pun sangat besar.

Membuat para petani tergiur untuk membudidayakannya sebagai usaha mereka. bahkan harga cabe sendiri di pasaran sangat mahal. Jika ketika pasokan kurang dan permintaan konsumen meningkat membuat harga cabe ini bisa melebihi harga daging.

Kandungan Cabe

Fakta yang paling menarik dari cabe adalah kandungan vitamin C yang sangat tinggi. Kandungan vitamin C pada buah cabe ternyata 7 kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan buah jeruk. Banyak yang belum mengetahui tentang hal ini diantaranya:

  • Buah cabe merupakan sumber vitamin A, vitamin B, vitamin C dan vitamin E serta mengandung mineral-mineral lain seperti magnesium, tembaga, molibdenum, kalium, folat, mangan dan thiamin.
  • Cabe juga mengandung senyawa seperti alkaloid dan capsaicin. Capsaicin adalah senyawa yang menyebabkan rasa cabe menjadi pedas. Zat capsaicin bersifat sebagai anti-bakteri, anti-karsinogenik, anti-diabetes dan memiliki sifat analgesik. Zat capsaicin juga dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah.

Cara Menanam Cabe

Cabe Rawit

Cabe Rawit

Jenis Cabe di Indonesia itu sangat banyak, lalu bagaimana menjelaskan tentang Cara Menanam Cabe?. Sedangkan tanaman ini sangat banyak, nah di sini saya akan menjelaskan nya.

Sebetulnya cara menanam cabe itu sama dengan cabe-cabe lainnya, walaupun jenisnya berbeda-beda. Maka dari itu saya akan merincikan nya di bawah ini.

Mempersiapkan Benih Cabe

benih Cabe

benih Cabe

Benih cabe yang di persiapkan ini kita bisa beli di toko Pertanian terdekat. Atau membuat benih cabe sendiri, untuk menghemat biaya pengeluaran.

Benih cabe harus yang berkualitas tinggi, supaya hasilnya memuaskan. Cara memilih benih atau bibit cabe yang baik adalah sebagai berikut:

  • Proses Pertumbuhan yang Seragam
  • Bertahan Dalam Perubahan Iklim
  • Bibit Mampu Tumbuh Lebih Cepat
  • Memiliki Akar yang Sangat Banyak
  • Sanggup Bertahan Saat Dipindahkan
  • Tak Mudah Terjangkit Hama dan Penyakit
  • Hasil Panen Cabai yang Tinggi

Mempersiapkan Tempat Persemaian Benih Cabe

Persemaian bibit cabe

Persemaian bibit cabe

Penyemaian benih cabe harus dilakukan guna menyeleksi bibit cabe mana yang bagus dan yang cacat atau terkena penyakit. Tahap ini juga untuk memastikan bahwa benih cabe sudah cukup kuat untuk di pindah ke media tanam yang lebih besar.

Untuk menyemai benih cabe, kamu harus menyiapkan tempat persemaian. Boleh berupa polybag berukuran kecil (8×9 cm), daun pisang, baki (tray) persemaian, atau petakan tanah.

Setelah itu, isi wadah semai dengan campuran tanah yang terdiri dari tanah, arang sekam, dan pupuk kompos (perbandingan 1:1:1). Usahakan untuk memilih tanah semai yang gembur dan halus supaya memudahkan perakaran benih.

Ambil benih cabe yang tadi sudah dikeringkan, lalu tanam di wadah semai dengan kedalaman 0.5 cm dan jarak masing-masing 7.5 cm. Siram dengan air kemudian tutupi dengan karung goni basar selama 3-4 hari (pastikan selama itu karung goni juga tetap basah).

Setelah bibit cabe mulai terlihat tumbuh, kamu bisa mengambil karung goni tersebut dan menggantinya dengan plastik transparan yang akan melindunginya dari sinar matahari langsung dan tetesan air hujan yang berlebihan.

Tahap Penanaman Bibit

Penananman Bibit Cabai

Penananman Bibit Cabai

Jika bibit cabe telah mempunyai 4-6 helai daun (biasanya setelah 3-4 minggu), maka sudah saatnya bibit cabe ditanam di media tanam yang lebih luas. Siapkan menyiapkan media tanam seperti polybag yang lebih besar (berukuran di atas 30 cm), pot berbahan plastik, semen, tanah, atau keramik, juga wadah-wadah bekas lainnya yang sudah tidak dipakai (jangan lupa bagian bawah dilubangi untuk drainase).

Setelah itu, siapkan tanah yang gembur dan memiliki tingkat asam yang pas. Jika tanah terlalu asam (pH urang dari 5), maka kamu bisa memberikan kapur dolomite dan diamkan selama ±1 minggu untuk membuat tanah menjadi lebih netral.

Jika kondisi tanah sudah pas, isi wadah yang tadi disiapkan dengan campuran tanah gembur, pupuk kompos, dan pupuk kandang (perbandingan 2:1). Kemudian, lepaskan polybag (jika kamu menggunakan polybag saat penyemaian) bibit cabe secara perlahan supaya tidak merusak perakaran.

Setelah itu, masukan bibi cabe ke dalam media tanam yang sudah disiapkan tadi, tutup dengan tanah sampai batas ujung pangkal bibit cabe tersebut. Untuk hasil terbaik, lakukan penanaman bibit cabe pada waktu pagi atau sore hari agar benih tidak cepat layu.

Karena cabe besar lebih sensitif terhadap hama dan penyakit, maka sebaiknya kamu tidak membudidayakan cabe merah dan cabe rawit secara bersamaan untuk menghindari kesempatan hama dan penyakit tersebut menyerang cabe rawit.

Tahap Perawatan Tanaman Cabe

Perawatan Tanaman Cabe

Perawatan tanaman cabe tidak sesulit merawat tubuh manusia. Kamu hanya perlu menyiram tanaman setiap hari hingga mencapai 70% kelembaban dari keseluruhan. Setelah usia cabe sudah memasuki 1 bulan, kamu bisa memberinya pupuk tambahan untuk menjaga kesuburan tanaman.

Pupuk yang digunakan biasanya adalah pupuk kompos atau cair. Berikan 100 ml pupuk cair per tanaman atau 500-700 gram pupuk kompos per tanaman. Kamu juga bisa menggunakan pupuk NPK dan urea.

Temperatur yang tepat untuk membuat cabe tumbuh sehat adalah 24°C-27°C dan berada pada ketinggian antara 300-2000 m diatas permukaan lain. Selain itu, tanaman cabe membutuhkan sinar matahari terus menerus sepanjang hari, jadi usahakan untuk mencari lokasi yang tidak tertutup oleh pohon tinggi.

Tahap Pemanenan Cabe

Panen Cabe

Panen Cabe

Saat kegiatan panen cabe berlangsung, maka kegiatan pemetikan buah pasti tidak ter lewatkan. Namun, tidak sembarang memetik cabe, karena jika salah, maka akan ter efek pada kerusakan berbagai organ tanaman baik secara umum atau pada organ khusus saja.

Berikut ini langkah-langkah dalam memetik cabe yang baik dan benar seperti yang dianjurkan oleh para petani profesional, diantaranya adalah:

  1. Pemetikan buah cabe sebaiknya dilakukan pada waktu siang hari menjelang sore, atau sore menjelang waktu petang (senja);
  2. Pemetikan buah cabe bukan dicabut/ditarik ke arah atas, tapi yang benar adalah dipluntir searah jarum jam. Karena jika pemanenan dilakukan dengan ditarik ke arah atas, maka biasanya bunganya akan banyak yang berguguran sebelum terjadi fertilisasi (penyebukan bunga) yang dilakukan oleh serangga seperti kumbang, dan hewan sejenisnya. Selain itu, pencabutan buah cabe yang berulang dapat menurunkan kualitas buah pada panen-panen berikutnya, dan biasanya juga bunga cabe akan banyak yang rusak;
  3. Pemetikan buah cabe sebaiknya diprioritaskan pada buah yang sudah tua/telah matang dipohonnya, sesuaikan dengan kebutuhan, lakukan saja sortasi (pemilihan buah) sesuai yang anda kehendaki, sisakan beberapa buah yang masih muda.
  4. Pada beberapa tanaman cabe yang memang sangat berbuah lebat, sehingga bunganya berhimpit dengan buah lainnya yang telah masak/matang, maka pemetikan dapat dilakukan dengan cara dipluntir perlahan menggunakan tangan kanan, sementara itu dengan tangan kirinya menahan beberapa ruas batang agar batang tanaman cabe tetap baik/tidak rusak.

Efek buruk dari pemetikan cabe yang buruk/tidak benar sesuai yang dianjurkan oleh petani profesional adalah:

  1. Akan merusak bunga-bunga yang sedang tumbuh di sekitar ketiak batang tanaman cabe;
  2. Akan menghambat pertumbuhan cabe secara keseluruhan;
  3. Menurunkan kualitas buah untuk panen berikutnya;
  4. Merusak tunas-tunas baru yang merupakan cikal bakal pertumbuhan bunga;
  5. Mematikan organ buah yang sedang mengalami pertumbuhan primer.
  6. Oleh karena itu, dalam proses pemetikan buah cabai harus dilakukan secara benar dan terarah supaya meminimalisir angka kesalahan yang barangkali pernah anda lakukan.

***

Baca juga artikel kami yang lainnya : Cara Menanam Bawang Merah

Demikian yang dapat saya bahas tentang Cara Menanam Cabe, semoga bermanfaat bagi kalian yang membaca.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *